2 Raksasa Premier League Manchester United VS Chelsea di Pekan Pertama

2 Raksasa Premier League Manchester United VS Chelsea di Pekan Pertama – Genderang perang ditabuh. Membuat tanah Inggris kembali “naik-turun” dengan Manchester jadi pusat keramaian.

Itu dikit deskripsi tentang minggu pertama Premier League musim 2019/2020 yang telah diawali pada akhir minggu ini. Tidak sekedar hanya melepas dahaga pencinta sepakbola, persaingan paling tinggi Negeri Ratu Elizabeth ini langsung menyediakan big match di minggu pertama.

Manchester United lebih dulu jadi tuan-rumah di pertemuan pertama. Chelsea diinginkan jadi tamu yang baik serta tidak “mengacaukan” di Old Trafford, Minggu 11 Agustus 2019

Tetapi, pasti The Blues tidak akan demikian saja melepas tiga point pertama. Lebih, mereka hadir dengan manager baru, Frank Lampard.

Kemenangan jadi sasaran penting. Jadi manager baru, Lampard tidak ingin kehilangan muka di minggu pertama.

“Kami barusan jalani pramusim dengan hasil bagus. Tetapi, rintangan sebetulnya barusan hadir,” kata manager asal Inggris.

“Anda dapat merasakan. Saya serta pemain benar-benar tidak sabar. Saat ini, kami harus dapat mengalirkan semua. Kami benar-benar lapar serta harus menunjukkan pada semua kami dapat,” lanjut ia.

Juga dengan Setan Merah. Pertandingan ini akan jadi pembuktian Ole Gunnar Solskjaer untuk kembali merampas hati fans sesudah hasil jelek pada musim kemarin.

Manager asal Norwegia tidak asal bicara. Lihat skuatnya sekarang, ia benar-benar yakin semuanya dapat diraih bila semua ingin bekerja bersama.

“MU alami periode mengagumkan di masa 1990-an serta 2000-an. Lalu kami alami periode susah saat Alex Ferguson pensiun. Tetapi, kita sadar Premier League sekarang berlainan dari waktu saya masih bermain,” kata Solskjaer.

Jadi penambahan info, Liverpool sekarang ada di pucuk klassemen sesaat sesudah melindas Norwich City 4-1 pada pertandingan pembuka Premier League, pagi hari barusan. Mohamed Salah jadi pemain The Reds pertama yang cetak gol pada musim ini.

Kiprah Pemain Baru

Kehebohan duel MU kontra Chelsea akan jadi fokus perhatian pada akhir minggu ini. Sayangnya, beberapa pemain malah harus mangkir karena masih dibekap luka.

Di tim tuan-rumah, Eric Bailly masih jalani perawatan atas luka panjang. Sedang Alexis Sanchez fisiknya belum 100 % fit di minggu pertama.

“Alexis telah masuk serta berlatih. Tetapi, ia ketinggalan empat sampai lima minggu dari rekan-rekannya serta ia tidak bermain di pramusim. Tetapi, ia telah lihat kesempatan untuk memberikan pembuktian,” kata Solskjaer.

Mujur, beberapa nama seperti Paul Pogba, Aaron Wan-Bissaka, serta Harry Maguire langsung bisa di turunkan di pertandingan kelak. Ketiganya akan jadi kunci permainan untuk tiga point pertama di kandang pada musim ini.

Sorotan akan semakin besar untuk Maguire serta Wan-Bissaka. Kepantasan harga dari sang pemain akan dipandang mulai pertandingan ini.

“Harry sukses mengagetkan saya. Kehadirannya ialah keuntungan. Ia tinggi serta semakin besar dibandingkan yang saya anggap. Ia akan memberikan efek besar untuk team ini,” tutur manager asal Norwegia.

“Paul dapat juga masuk. Semua benar-benar siap. Memang sasaran kami untuk mengawali musim dengan sebanyak-banyaknya pemain yang fit,” jelas ia.

Keadaan sama dihadapi oleh Chelsea. Lampard dipusingkan dengan luka beberapa pemain andalannya, N’Golo Kante, Willian, serta Antonio Ruediger.

Keadaan ini membuat pilihan pemain yang perlu dibawa Lampard jadi benar-benar hanya terbatas. Ditambah lagi, The Blues sedang jalani sangsi larangan transfer hingga tidak dapat membawa pemain baru di panas musim ini.

Mereka cuma mengambil dua pemain baru, Christian Pulisic serta Mateo Kovacic. Itu juga didapatkan pada Januari yang lalu. Sesaat Kovacic awalannya adalah pemain utang semenjak awal musim kemarin.

“Dengan sangsi yang ditempuh, benar-benar gampang untuk tinggalkan scuad semacam ini. Tetapi, saya tidak mengerjakannya. Saya yakin dengan scuad ini,” sebut bekas manager Derby County.

“Yang penting, Anda mempunyai sasaran bersama dengan team ini. Kami harus dapat melalui semua rintangan. Pendekatan yang kami kerjakan punya pengaruh besar. Saya meyakini kami dapat mengambil langkah jauh,” imbuhnya.

Rekor Pertemuan

Jadi dua team yang saling terhimpun di kelas paling tinggi, MU serta Chelsea sangatlah seringkali berjumpa. Paling tidak, 2x dalam semusim di Premier League.

Walau demikian, tetap menarik untuk mengulas siapa yang “paling baik” disaksikan dari rekor pertemuan. Paling tidak dalam 10 bentrokan terakhir kalinya.

Diambil Soccerway, hampir tetap ada juara saat dua team bertemu di semua arena. Cuma tiga pertandingan selesai tanpa ada juara.

Bekasnya, Setan Merah merampas tiga kemenangan. Sedang Chelsea mencatatkan empat kemenangan. Rekor itu membuat ke-2 team berkekuatan yang sama.

Score paling menonjol terbentuk pada Oktober 2016 di Premier League saat Antonio Conte masih mengatasi The Blues. Saat itu, MU Dilibas empat gol tanpa ada balas.

Tersebut rekor 10 pertemuan paling akhir MU versus Chelsea:

28 April 2019: Manchester United 1 – 1 Chelsea (Premier League)
19 Februari 2019: Chelsea 0 – 2 Manchester United (Piala FA)
20 Oktober 2018: Chelsea 2 – 2 Manchester United (Premier League)
19 Mei 2018: Chelsea 1 – 0 Manchester United (Piala FA)
25 Februari 2018: Manchester United 2 – 1 Chelsea (Premier League)
5 November 2017: Chelsea 1 – 0 Manchester United (Premier League)
16 April 2017: Manchester United 2 – 0 Chelsea (Premier League)
14 Maret 2017: Chelsea 1 – 0 Manchester United (Piala FA)
23 Oktober 2016: Chelsea 4 – 0 Manchester United (Premier League)
7 Februari 2016: Chelsea 1 – 1 Manchester United (Premier League)

Situs Judi Slot | Agen Slot | Agen Bola | Agen Casino | Agen Poker | Agen Slot Terbaik | Agen Slot Terpercaya | 88CSN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here