Alasan TikTok Hanya Membatasi Video Cuman 15 Detik
Alasan TikTok Hanya Membatasi Video Cuman 15 Detik

Alasan TikTok Hanya Membatasi Video Cuman 15 Detik – Aplikasi pembuat video pendek asal China, TikTok, mengincar market share umur 15-34 tahun di Indonesia. Sebab, tenggang umur itu adalah umur generasi Z serta milenial yang menguasai pemakaian internet.

Selain itu, analisa Mumbrella Asia mengatakan jika pemakai cuma mempunyai kurun waktu untuk memerhatikan dengan penuh video pendek dengan waktu di antara 8 sampai 15 detik.

Aplikasi pembuat video pendek asal China, TikTok, mengincar market share umur 15-34 tahun di Indonesia. Sebab, tenggang umur itu adalah umur generasi Z serta milenial yang menguasai pemakaian internet.

Selain itu, analisa Mumbrella Asia mengatakan jika pemakai cuma mempunyai kurun waktu untuk memerhatikan dengan penuh video pendek dengan waktu di antara 8 sampai 15 detik.

Menurut dia, TikTok telah jadi kejadian di beberapa golongan serta bagian sepanjang 2 tahun aksinya di Indonesia. Dia akui ketertarikan tinggi pemakai TikTok bisa berlangsung sebab keunikannya yang menyediakan feature video pendek optimal 15 detik.

“Kami konsentrasi pada video pendek 15 detik, sebab berdasar analisa, tenggang perhatian (attention span) satu orang dalam melihat video semakin pendek. Kami ingin pemakai jadi diri kita. Ditambah lagi generasi milenial serta Z benar-benar senang dengan content otentik. Kami sediakan satu ruangan yang lumayan besar buat mereka melalui fitur-fitur yang ada,” katanya

Selanjutnya Donny menjelaskan bila TikTok bukan sosial media, tetapi satu basis untuk mendistribusikan content video yang dipersonalisasi sesuai dengan preferensi pemakai. Dia mengklaim, spesial pemakai di Indonesia, rata-rata habiskan 29 menit untuk 100 video /hari.

Mereka bukan sekedar melihat dan juga membuat, temukan, share video di basis itu. Dengan demikian, bermakna pemakai di Indonesia dapat melihat lebih dari 100 video /hari,” jelas Donny.

Aplikasi TikTok jadi benar-benar terkenal diikuti dengan rangking satu di App Store Indonesia. Dengan global, TikTok sudah didownload oleh 1 miliar orang. Ini tunjukkan perkembangan TikTok benar-benar cepat jadi pendatang baru.

Selain itu, induk perusahaan TikTok, Bytedance Technology, adalah satu diantara perusahaan dengan valuasi tinggi di dunia. Per Oktober 2018, valuasi Bytedance sampai US$75 miliar dari investor besar SoftBank Grup Corp, KKR & Co., serta General Atlantic.

Per Juni 2019, Bytedance mendapatkan keuntungan sampai 50-60 miliar renminbi atau sama dengan Rp98-118 triliun. Bytedance meyakini akan mendapatkan keuntungan sampai akhir semester ke-2 tahun ini. Prestasi ini sekaligus juga bawa Bytedance mendahului Uber Technologies Inc. jadi startup paling berharga di dunia.

Link Alternatif : Situs Slot Terpercaya

Berita Dunia Olahraga : Agen Slot Terbaik
Artikel Judi : Agen Slot Terpercaya
Link Daftar : Agen Judi Slot Terbaik
WA : +6281358840484

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here