Gojek

csn88berita – Service transportasi berbasiskan digital, sekarang ini tengah lakukan eksperimen ongkos penangguhan di Palembang serta Lampung sepanjang sebulan. Ongkos penangguhan order ini mempunyai macam yaitu sebesar Rp1.000 untuk GrabBike serta Rp3.000 untuk GrabCar.

Menurut Febrinaldy Darmansyah, Pengamat Hukum Perlindungan Customer, eksperimen denda penangguhan yang dikerjakan oleh Grab butuh dihargai. Karenanya adalah usaha dalam membuat perlindungan mitranya serta sebenarnya sudah di uraikan dengan terinci lewat UU No. 8 Tahun 1999 mengenai Perlindungan Customer.

“Telah tegas serta jelas pada beberapa masalah di undang-undang itu, diantaranya pada Masalah 6 huruf b jika aktor usaha mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan hukum dari aksi customer yang beritikad tidak baik. Jelas jika kebijaksanaan yang diaplikasikan oleh masalah ini, dimana sudah banyak insiden jika berlangsungnya penangguhan order karena customer seperti tidak benar-benar dalam mengorder,” kata Febri.

Febri menerangkan jika pada UU Nomer 8 mengenai Perlindungan Customer Masalah 5 mengendalikan Keharusan Customer, untuk beritikad baik dalam lakukan transaksi pembelian barang serta/atau layanan.

Selanjutnya, pada masalah keterangan tertera juga tentang azas perlindungan customer, yaitu azas faedah ditujukan untuk mengamanatkan jika semua usaha dalam penyelenggaraan perlindungan customer harus memberi faedah sebesar-besarnya buat kebutuhan customer serta aktor usaha keseluruhannya.

Baca Juga : Federer Dan Nadal Melaju Ke Babak Selanjutnya Wimbledon

“Artinya, dari cuplikan beberapa masalah tertera di atas pasti faksi sudah penuhi ketentuan undang-undang untuk mengaplikasikan perlindungan customer dari faksi aktor usaha. Demikian juga hal yang demikian jadi landasan hukum buat penyuplai layanan transportasi online agar bisa mengimplementasikan ketetapan denda seperti yang sudah diuji-coba,” jelas Febri

Awalnya, President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata, menjelaskan program ini dikerjakan untuk partner pengemudi sesudah memandang terdapatnya permasalahan yang ditemui pengemudi. Contohnya, ada konsumen setia yang asal-asalan cancel order waktu partner pengemudi telah datang di tempat bahkan juga lama menanti.

“Sebetulnya ini untuk menghadapi beberapa hal itu berlangsung di lapangan untuk partner pengemudi diluar itu 100 % ongkos penangguhan itu akan diterima oleh partner yang berkaitan,” tutur Ridzki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here