Soal Aset First Travel Itu Harus Di Kembalikan Ke Jemaah Kata Kemenag
Soal Aset First Travel Itu Harus Di Kembalikan Ke Jemaah Kata Kemenag

Soal Aset First Travel Itu Harus Di Kembalikan Ke Jemaah Kata Kemenag – Berdasar keputusan Mahkaman Agung Nomor 3096 K/Pid.Sus/2018, asset PT First Karunia Karya Wisata atau First Travel harus dikembalikan pada negara. Tetapi beberapa jemaah korban Travel menampik keputusan itu.

Masalah hal tersebut, Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid turut menyikapi. Menurutnya, tuntutan berkaitan masalah First Travel adalah tuntutan pidana, hingga asset mereka jadi punya negara.

“Sebab memang tuntutan yang berlangsung kan tuntutan pidana, hingga asset yang terkait hal itu diambil alih oleh negara,” tuturnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin, 18 November 2019, seperti diambil dari VIVAnews.

Meskipun begitu, menurut Zainut, ada peluang jika asset First Travel dapat dikembalikan ke jemaah. Masalahnya asset yang dibeli dari uang korban Travel adalah hak mereka. Sudah diketahui, ada seputar 820 item yang diambil alih dari masalah Travel serta dari jumlahnya itu, 529 item berharga ekonomis.

“Jika dari faksi kami, saya anggap karenanya ialah hak jemaah, itu ialah hak warga, ya itu harus dikembalikan,” katanya.

Ia memperingatkan jika beberapa korban penipuan First Travel harus dilihat untuk dapat memperoleh haknya kembali. Kementerian Agama juga memberi dukungan beberapa korban untuk memperoleh haknya.

Pengembalian hak itu dapat dikerjakan dengan beberapa langkah. Contohnya, memberangkatkan umrah beberapa korban atau kembalikan berbentuk uang.

“Contohnya pengembalian itu, dengan memberangkatkan umrah atau dikembalikan uangnya. Kami dari Kemenag benar-benar memberi dukungan,” katanya.

Mengenai barang-barang punya bos Travel Andika Surachman serta Anniesa Hasibuan itu akan selekasnya dilelang. Beberapa barang itu, terdiri atas beberapa property, kendaraan elegan sampai beberapa ratus barang branded.

Link Alternatif : Agen Slot Terbaik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here